ANALISIS BEBAN KERJA DAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING (Studi Kasus di UMKM EPOK-EPOK ANA BATAM)

Rhanni Apriani Wirdhawan, Devilia Sari

Abstract


EPOK-EPOK ANA bergerak di bidang produksi makanan sejenis kue Epok – Epok atau yang lebih di kenal dengan Pastel. Didirikan oleh ibu Ana pada tahun 2012 di Bengkong Laut, Batam, Kepulauan Riau. Selama pandemic covid-19 tingkat permintaan produk EPOK-EPOK ANA menurun. Dengan adanya perubahan pada tingkat permintaan EPOK-EPOK ANA diperlukan melakukan perencanaan kapasitas tenaga kerja yang efektif agar tenaga kerja tetap produktif selama situasi pandemic covid-19. Bagian pekerjaan yang akan diteliti dalam penelitian ini ialah bagian penjualan dan penggorengan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beban kerja yang diterima oleh pekerja bagian penjualan dan penggorengan dan menentukan jumlah tenaga kerja yang efektif. Metode work sampling digunakan dalam penelitian ini. Dari hasil pengolahan data, waktu baku bagian penggorengan shift 1 ialah 26,90 menit dan penggorengan shift 2 ialah 27,08 menit. Untuk bagian penjualan shift 1 ialah 0,339 menit dan shift 2 ialah 0,335 menit. Sehingga jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan bagian penggorengan shift 1 ialah 2,089 atau 2 orang pekerja dan shift 2 2,100 atau 2 orang pekerja. jadi, total tenaga kerja yang dibutuhkan bagian penggorengan sebanyak 4 orang. Untuk bagian penjualan shift 1 ialah 2,631 atau 3 orang pekerja dan bagian penjualan shift 2 ialah 2,604 atau 3 orang pekerja. jadi, total tenaga kerja yang dibutuhkan bagian penjualan sebanyak 6 orang pekerja. beban kerja bagian penggorengan shift 1 ialah 52,31% dan shift 2 52,66%. Sedangkan, bagian penjualan shift 1 ialah 53,32% dan shift 2 52,78%.

Kata kunci : work sampling, tenaga kerja, beban kerja

 

EPOK-EPOK ANA is an MSME engaged in the production of food such as Epok - Epok cakes or better known as Pastel. Founded by Ana's mother in 2012 in Bengkong Laut, Batam, Riau Islands. During the COVID-19 pandemic, the demand for ANA's EPOK-EPOK products decreased. With changes in the level of demand for EPOK-EPOK ANA, it is necessary to carry out effective workforce capacity planning so that the workforce remains productive during the COVID-19 pandemic situation. The part of work that will be examined in this research is the sales and frying department. The purpose of this study was to determine the workload received by the sales and frying department workers and determine the number of effective workers. Work sampling method is used in this study. From the results of data processing, the standard time for frying shift 1 is 26.90 minutes and frying shift 2 is 27.08 minutes. For sales, shift 1 is 0.339 minutes and shift 2 is 0.335 minutes. So the number of workers needed for the frying section of shift 1 is 2,089 or 2 workers and shift 2 2,100 or 2 workers. So, the total workforce needed for the frying section is 4 people. The sales division for shift 1 is 2,631 or 3 workers and the sales division for shift 2 is 2,604 or 3 workers. So, the total workforce needed by the sales department is 6 workers. the workload of the frying section of shift 1 is 52.31% and shift 2 is 52.66%. Meanwhile, the sales share for shift 1 is 53.32% and shift 2 is 52.78%.

 

Keyword : work sampling, Labor, Workload


Full Text:

PDF

References


Budaya, P. W. & Muhsin, A., 2018. WORKLOAD ANALYSIS IN QUALITY CONTROL DEPARTMENT. Jurnal OPSI Vol 11 No.2, p. 134.

CNN Indonesia, 2020. Kilas Balik Pandemi Covid-19 di Indonesia. [Online]

Available at: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201110123516-25-568018/kilas-balik-pandemi-covid-19-di-indonesia

[Accessed 15 November 2020].

Farhana, D. H., 2020. Analisis Beban Kerja Dalam Menentukan Jumlah Tenaga Kerja Optimal dengan Metode Workload Analysis di PT Jaya Teknik Indonesia. Scientifict Journal of Industrial Engineering, Issue Vol. 1 No.2, pp. 18-19.

Jono, 2015. PENGUKURAN BEBAN KERJA TENAGA KERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING (Studi Kasus di PT. XY Yogyakarta). Spektrum Industri, 2015, Vol. 13, No. 2, p. 210.

M.Taufan, 2019. PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA YANG OPTIMAL DENGAN METODE WORK SAMPLING DI IKM GRIYA MANK GUDO JOMBANG. pp. 31-32.

Prabowo, A., Setiawan, H. & Umiyati, A., 2017. Analisa Beban Kerja Dan Penentuan Tenaga Kerja Optimal Dengan Pendekatan Work Load Analysis (WLA). Jurnal Teknik Industri Vol. 5 No. 1, p. 41.

Roidelindho, K., 2017. PENENTUAN BEBAN KERJA DAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL PADA PRODUKSI TAHU.

Roidelindho, K., 2017. PENENTUAN BEBAN KERJA DAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL PADA PRODUKSI TAHU. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, Issue Volume 3. No. 1 , p. 75.

Sastrohadiwiryo, D. H. B. S. & Syuhada, D. H. A. H., 2019. manajemen tenaga kerja indonesia. revisi ed. jakarta: Bumi aksara.

Sutalaksana, I. Z., Anggawisastra, R. & Tjakraatmadja, J. H., 2006. Teknik Perancangan Sistem Kerja. Bandung: ITB.

Wahyuni, D. et al., 2017. Analisis Beban Kerja dan Jumlah Pekerja pada Kegiatan Pengemasan Tepung Beras. SNTI dan SATELIT, pp. 206-210.

Wibawa, R. P. N., Sugiono & Efranto, R. Y., 2014. ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD ANALYSIS SEBAGAI PERTIMBANGAN PEMBERIAN INSENTIF PEKERJA (Studi Kasus di Bidang PPIP PT Barata Indonesia (Persero) Gresik). jurnal rekayasa dan manajemen sistem industri VOL 2, NO 3, p. 672.

Wignjosoebroto, S., 2003. ERGONOMI Studi Gerak dan Waktu. Surabaya: Guna Widya.




DOI: http://dx.doi.org/10.33370/jmk.v18i1.526

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Manajemen Kewirausahaan

Indexed By:

          

Jurnal Manajemen Kewirausahaan

Publish by LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta

Gd. H.R. Soemitro Lt. 2 Jl. Ledta Natsir No. 7 Nagrak, Gunung Puteri, Bogor